“Beras itu dibeli dan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. Dan beras dimasak sudah dimakan dan dirasakan enak,” ungkap Sri.
Sementara, Pimpinan Wilayah Bulog DKI Jakarta, Taufan Akib menyampaikan, untuk beras medium (SPHP) diberikan itu berasal dari Bulog, diperoleh dibeli dari petani dalam negeri. Sedianya beras berasal dari gabah, berbagai varietas yang ada di Indonesia. Cara tanak memasak berasnya perlu diketahui seperti pada umumnya.
Beras terlebih dahulu dicuci bersih, takaran airnya sekitar 1-3 cm. Dan hasil setelah dimasak rasanya pulen dan empuk.
“Beras kami salurkan dipastikan layak konsumsi, tak mungkin kami berikan beras tak layak konsumsi untuk masyarakat,” ungkap Taufan didampingi Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih.
Sebelumnya diberitakan, ratusan ojek online (Ojol) bersama warga, organisasi massa (Ormas) dan kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan doa bersama untuk kebaikan ekonomi dan kemajuan bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Selatan mengikuti jalannya kegiatan Doa Bersama dan Bhakti Kesehatan kepada Komunitas Ojek Online di Masjid Nur Abu Wizar Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025).

