Untuk memastikan penyebab keracunan, Dinkes Bandung Barat sudah mengambil sampel muntahan korban dan sisa makanan yang disantap siswa. Pemeriksaan laboratorium sedang berjalan.
Sementara itu, hingga pukul 20.03 WIB, siswa dengan kondisi lemas terus berdatangan ke Posko Cipongkor. Mereka yang kondisinya tidak membaik langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans yang disiagakan di lokasi.
“Alhamdulillah kita banyak dapat bantuan, baik tenaga medis maupun fasilitas,” kata Lia.
Kasus keracunan massal akibat MBG ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Warga dan orang tua siswa berharap hasil pemeriksaan laboratorium segera keluar agar kejadian serupa tidak terulang.(Vinolla)
