“Dia sering bawa anak kecil ke area panjat tebing yang gelap. Warga gerebek semalam, ternyata benar. Dari pengakuan korban, alat kelaminnya sempat dimainkan pelaku,” ujar Sambang.
Pelaku bahkan hampir menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya diamankan dan diserahkan ke polisi. Yang lebih mengejutkan, dari ponsel AT ditemukan sejumlah video asusila dengan korban anak laki-laki. Diduga, sebagian rekaman dibuat di lokasi lain, seperti wilayah Bojong Sari.
“Di HP pelaku ada sekitar enam video. Ada yang hanya dimainkan, ada juga yang sampai dilakukan oral. Pelaku sendiri mengakui sebagian korban dalam video adalah anak-anak,” tambah Sambang.
Dalam menjerat korbannya, AT diduga menggunakan modus iming-iming hadiah berupa handphone atau uang Rp5 ribu–Rp10 ribu. Salah satu korban bahkan sempat diberikan ponsel, tetapi dua hari kemudian diambil kembali dengan alasan digadaikan.
Polisi menduga masih ada korban lain yang belum melapor. Untuk itu, masyarakat diimbau segera memberikan laporan jika mengalami atau mengetahui kejadian serupa.
