IPOL.ID – Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mengapresiasi langkah Perumda Pasar Jaya dan Pemprov DKI Jakarta yang menargetkan 30 pasar tradisional masuk program digitalisasi pada tahun 2025.
Ketua Umum FPPJ, Endriyansah menyebutkan, program itu sebagai terobosan penting untuk memodernisasi pasar tradisional tanpa menghilangkan nilai kerakyatan.
“Di tahun ini Pasar Jaya menambah 30 pasar lagi untuk digitalisasi. Sekitar 20 pasar sudah berjalan, sisanya hampir selesai. Digitalisasi pasar bukan hanya soal teknologi, tapi juga membangun masa depan ekonomi rakyat Jakarta yang tangguh dan adaptif,” kata Ryan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (6/10/2025).
Program digitalisasi mencakup pembayaran non-tunai menggunakan QRIS serta pengelolaan berbasis aplikasi, sehingga transaksi di pasar tradisional menjadi lebih mudah, aman, dan transparan.
Selain itu, Pasar Jaya juga memperbaiki fasilitas pasar, seperti pengecatan ulang, perbaikan parkir dan toilet, serta penataan kios agar lebih rapi berikut pengelolaan sampah terintegrasi.
