IPOL.ID – Tingginya aktivitas masyarakat Indonesia yang melakukan pengobatan di rumah sakit di luar negeri, menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang kurang baik terhadap kualitas pelayanan rumah sakit di dalam negeri.
Berdasrkan dari data yang disampaikan Perkumpulan Teknik Pelayanan Kesehatan Indonesia (PTPI), dalam beberapa tahun terakhir, uang yang mengalir dari Indonesia untuk pelayanan ke rumah sakit di luar negeri, seperti ke Malaysia, Singapura, Thailand, dan lain-lain, sebesar Rp100 triliun. Ini setara dengan 50.000 termpat tidur atau 500 Rumah Sakit kelas C. Aktivitas tersebut tidak bisa dihentikan jika Rumah Sakit di Indonesia tidak melakuka perbaikan sarana dan prasarana alat kesehatannya.
Di tengah sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari keterbatasan infrastruktur, tenaga kesehatan, hingga pemerataan akses layanan, Indonesia terus berupaya mewujudkan sistem layanan kesehatan yang tidak hanya lebih berkualitas, tetapi juga lebih mudah diakses dan terjangkau bagi seluruh warganya.
