Pemerintah sudah memberikan hak pangan kepada anak-anak di Indonesia melalui program MBG yang sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu.
Lebih lanjut, Ruth mengajak seluruh pihak untuk sama-sama mengawal dan mengawasi program MBG agar bisa berjalan sesuai harapan pemerintah.
“Tadi juga kepala sekolah bilang akan melakukan evaluasi terkait kekurangan yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri 05 Gedong, Tiomsi Nurhaini menambahkan, pihaknya baru menerima MBG sekitar dua bulan lalu.
Dia memastikan, seluruh guru, orangtua dan siswa mendukung program MBG yang dijalankan oleh pemerintah pusat.
“Kami juga sudah kerjasama dengan pihak dapur, jadi saat sebelum menandatangani MoU kami diberikan waktu untuk memberikan masukan terkait menu,” tambah Nurhaini.
Dia memastikan, menu MBG yang diberikan kepada ratusan siswanya sudah bervariasi dan setiap hari berganti. Ketika anak tidak suka sayur, maka dimenu MBG sudah ada buah untuk disantap anak-anak.
“Kami selalu sosialisasi terlebih dahulu ke anak-anak, jadi ini untuk mendukung 7 gerakan kebiasan anak. Kami harap, makan bergizi ini bisa dinikmati oleh anak-anak,” harapnya.
