“Kami memahami bahwa banyak pelanggan yang perjalanannya tertahan atau tertunda. Kami terus berupaya agar seluruh perjalanan dapat kembali normal secepatnya,” katanya.
Dampak dari anjloknya KA Purwojaya ini mengakibatkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada Sabtu (25/10) maupun Minggu (26/10).
Pada Sabtu (25/10), tujuh perjalanan yang dibatalkan meliputi KA 58F Purwojaya (Kedunggedeh-Cilacap), KA 57F Purwojaya (Kroya-Gambir), Commuterline Jatiluhur, Commuterline Walahar, KA 22 Argo Muria, KA 19 Argo Sindoro, dan KA 48 Taksaka.
Sementara itu, pada Minggu (26/10), sembilan perjalanan turut dibatalkan, di antaranya KA 26 Argo Merbabu, KA 50F Purwojaya (Gambir-Cilacap), KA 114 Sawunggalih, KA 118 Gunung Jati, KA 122 Cakrabuana, KA 132 Argo Parahyangan, KA 204 Tegal Bahari, KA 178 Tawang Jaya Premium, dan KA 128 Pangandaran.
KAI memastikan penumpang dapat melakukan refund tiket 100 persen di luar biaya pemesanan. Pengembalian bisa dilakukan di loket stasiun, Contact Center 121, atau melalui aplikasi Access by KAI hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan KA. (far)

