“Dukungan ini seharusnya seperti bangsa Korea Selatan terhadap Samsung, Hyundai, dan KIA, atau seperti Jepang dengan Toyota, Suzuki, Honda, Yamaha, dan Mitsubishi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Elnino menilai Maung mencerminkan semangat kemandirian dan kepercayaan diri bangsa. Ia optimistis, dengan pengembangan yang berkelanjutan, Maung dapat menjadi bukti bahwa Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju di bidang otomotif.
“Maung bisa menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di tingkat global,” pungkas Ketua DPD Gerindra Gorontalo itu.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan mewajibkan seluruh menteri di Kabinet Merah Putih menggunakan Maung Pindad sebagai kendaraan dinas resmi. Ia meminta para pembantunya meninggalkan mobil-mobil mewah saat menjalankan tugas kenegaraan.
“Sebentar lagi saudara-saudara semua harus pakai Maung. Mobil bagus dipakai kalau libur saja. Kalau dipanggil ke Istana, harus pakai Maung,” ujar Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
