Warga menduga YL meninggal dunia sudah sekitar empat hari sebelumnya, mengingat bau busuk telah tercium sejak beberapa hari terakhir.
Menurut penuturan warga, YL diketahui mulai menempati rumah tersebut sejak tahun 2017. Saat pertama kali datang, ia sempat bersosialisasi dengan warga sekitar dan memperkenalkan diri sebagai karyawan di Pabrik Gula (PG) Pakis. Namun setelah berhenti bekerja, ia menjadi pribadi tertutup dan nyaris tak pernah keluar rumah.
“Setelah resign, dia tidak pernah keluar rumah selama delapan tahun, kecuali untuk menerima pesanan makanan. Tidak pernah ada tamu atau keluarga datang,” tambah Prihanto.
Warga terakhir kali melihat YL sekitar empat hari sebelum ditemukan tewas, saat menerima pesanan makanan yang diantar kurir. Sejak saat itu, rumahnya tampak sepi tanpa aktivitas.
Kapolsek Margorejo, AKP Dwi Kristiawan, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.00 WIB setelah muncul bau menyengat dari rumah korban.
“Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada bau menyengat dari rumah salah satu warga. Setelah dicek bersama tim Inafis Polresta Pati, ditemukan seorang pria sudah meninggal dunia di dalam rumah,” ungkap Dwi, Senin (27/10/2025).

