Untuk elektabilitas calon wakil presiden, nama Purbaya bahkan jadi yang teratas dengan 28,65 persen. Ia mengungguli Dedi Mulyadi (20,15 persen), AHY (15,75 persen), dan Gibran (12,35 persen).
Direktur IndexPolitica Denny Charter menyebut fenomena lonjakan ini sebagai Purbaya Effect.
Menurutnya, popularitas Purbaya didorong oleh sejumlah kebijakannya sebagai Menteri Keuangan.
“Purbaya bisa diartikan mewakili protest vote yakni mereka yang sudah bertahun tahun ‘lelah’ dengan style Menteri Keuangan sebelumnya yakni Sri Mulyani,” kata Denny, Selasa (28/10).
“Bukan berarti Sri Mulyani tidak bagus dalam menjalan tugas, tetapi lebih kepada keinginan masyarakat mendapatkan sosok yang antitesis dari Sri Mulyani. Hal ini diperoleh dalam diri Purbaya Yudhi Sadewa,” tambahnya.
Survei bertajuk “Menakar Persepsi Masyarakat Terkait Isu Politik Menuju Pemilu 2029” ini melibatkan 1.610 responden.
Pengambilan data dilakukan lewat wawancara telepon dengan metode multistage random sampling, dan tingkat kesalahan survei berada di kisaran ±1,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (far)
