Di sisi lain, Husni menyambut positif pembentukan Kementerian Haji dan Umrah yang baru. Ia berharap kementerian ini dapat membawa perbaikan signifikan dalam manajemen dan efisiensi penyelenggaraan ibadah
“Ini perdana bagi BP Haji yang akan melaksanaan ibadah haji tahun 2026, kami mengharapkan agar pelaksanaannya akan jauh lebih baik,” ujarnya.
Rencananya, kloter pertama calon jemaah haji 2026 akan diberangkatkan pada pekan ketiga April 2026. Pemerintah menargetkan pelunasan BPIH dapat rampung pada Desember 2025.
Pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah membayarkan uang muka sebesar Rp2,7 triliun kepada Arab Saudi untuk persiapan haji 2026.
Pembayaran ini untuk memesan lokasi di Arafah dan Mina agar Indonesia mendapatkan kuota dan fasilitas haji yang lebih baik untuk tahun mendatang. (far)
