Dari 60 atlet hockey tersebut, kata Yasser, tidak semua dibiayai Kemenpora. Hanya, 34 pemain hockey yang dibiayai dengan rincian 12 pemain Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia dan tambahan 22 pemain hockey lainnya yang diputuskan Tim Review Kemenpora pimpinan Del Asri.
Sisanya 26 pemain hockey dibiayai mandiri.
“PP FHI menerima keputusan Tim Review Kemenpora terkait jumlah atlet hockey tersebut tetapi kami bertekad terus mempersiapkan 26 pemain lainnya dengan biaya mandiri agar bisa tampil dan memberikan prestasi di semua nomor yang dipertandingkan. Karena, kami yakin Pak Menpora Erick Thohir itu sangat menghargai upaya induk organisasi dalam membangun prestasi dengan menggunakan biaya mandiri,” ujarnya.
Mengingat persaingan cukup ketat di Thailand nanti, jelas Yasser, Timnas Hockey Indonesia telah menjalani Trainning Camp (TC) dan serangkaian uji coba di berbagai turnamen di luar negeri. Tujuannya, menambah jam terbang dan memperkuat kerjasama tim dalam upaya meningkatkan prestasi.
Timnas Hockey Outdoor dan Hockey 5s Putra dan Putri Indonesia yang beranggotakan 36 pemain didampingi 10 ofisial sudah menjalani TC di Australia dan sudah tiba di Tanah Air 28 September 2025 lalu. Sedangkan Timnas Hockey Indoor Putra dan Putri Indonesia berangkat ke Kazakhstan dari mulai 28 September hingga 14 Oktober 2025.
“Dalam rangkaian uji coba tersebut, Timnas Hockey Outdoor Indonesia mengalami peningkatan prestasi yang cukup bagus (kalah, draw dan menang di game terakhir). Begitu juga Timnas Hockey 5s Indonesia yang sukses mengalahkan Tim Hockey Darwin yang diperkuat beberapa mantan pemain nasional Australia. Kita akan tetap menjadikan seluruh rangkaian uji coba sebagai bahan evaluasi dalam rangka penyempurnaan penampilan seluruh Timnas Hockey Indonesia di Thailand nanti,” paparnya.

