Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, atas komitmen besar membangun sarana pendidikan terpadu dan gratis bagi masyarakat. “Ini bukan hanya sekolah bertaraf internasional, tapi juga sekolah gratis. Komitmen seperti ini akan melahirkan generasi Samarinda yang unggul, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga tingkat nasional bahkan dunia,” ujar Menteri Mu’ti, di Samarinda, baru-baru ini.
Menurutnya, keberadaan sekolah terpadu dengan kurikulum bilingual yang menggabungkan Kurikulum Merdeka Nasional dan kurikulum Cambridge adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era global. Menteri Mu’ti menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Inggris serta bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) sejak dini. “Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, mulai kelas 3 SD bahasa Inggris sudah kami jadikan mata pelajaran wajib. Begitu juga dengan penguatan sains dan matematika sejak pendidikan anak usia dini,” jelasnya.
