“Museum ini bukan sekadar tempat menyimpan karya, tapi ruang hidup yang menumbuhkan daya pikir kritis dan apresiasi terhadap budaya visual kita,” tambahnya
Ketua panitia sekaligus Presidium PAKARTI, Abdullah Ibnu Thalhah, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara. Meski persiapan hanya berlangsung selama satu bulan, pameran ini mendapat sambutan luar biasa dari 141 kartunis dunia dari 25 negara.
“Antusiasme yang besar dari dunia internasional membuktikan bahwa kartun Indonesia memiliki posisi penting di mata dunia. Semarang menjadi ruang temu gagasan dan kreativitas global,” ujarnya.
Abdullah juga menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak—termasuk para maestro, akademisi, dan pemerintah—menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Museum Kartun Indonesia.
Pada bagian lain, pada puncak rangkaian kegiatan Mubes PAKARTI yang digelar pada Minggu, 19 Oktober 2025, para kartunis dari berbagai daerah secara aklamasi memilih Abdullah Ibnu Thalhah, kartunis asal Semarang, sebagai Ketua Umum Persatuan Kartunis Indonesia (PAKARTI) periode 2025–2030.
