Puan juga menyebut seharusnya anggota dewan-lah yang lebih banyak memberikan waktu bagi rakyat yang diwakilinya.
“Sudah selayaknya sebagai wakil rakyat, kita yang harus lebih sibuk membicarakan rakyat, bukan rakyat yang sibuk membicarakan kita, apalagi kalau kita sibuk membicarakan diri kita sendiri,” ungkap Puan.
“Sebagai wakil rakyat, kita berkewajiban menyediakan waktu, tenaga, bahkan mengorbankan kepentingan pribadi demi menjalankan tugas sebagai anggota DPR,” lanjutnya.
Puan juga mengingatkan bahwa amanat yang diemban anggota DPR bukanlah hak istimewa, melainkan tanggung jawab
Puan pun mengatakan tanggung jawab DPR bukan hanya pada hari ini, tetapi juga pada masa depan bangsa dan negara.
“Kebijakan Negara yang kita ambil pada hari ini, akan menentukan masa depan bangsa dan negara,” tuturnya.
Mantan Menko PMK tersebut lantas kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia apabila belum bekerja dengan sempurna. Dalam beberapa kali kesempatan, Puan juga telah meminta maaf atas kekurangan DPR bila dianggap belum optimal dalam bekerja.
