Puan memastikan, kritik yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk DPR bertransformasi.
“Dengan penuh kerendahan hati, atas nama seluruh Anggota dan Pimpinan DPR RI, kami meminta maaf kepada rakyat Indonesia apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat secara sempurna,” ucapnya.
“Kami akan menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai pendorong bagi kami menyempurnakan diri dan bertransformasi lebih baik dalam memenuhi amanat rakyat,” imbuh dia.
Menurut Puan, transformasi DPR hanya akan dapat berjalan apabila seluruh anggota DPR RI dari 8 fraksi yang ada di Parlemen, ikut mengambil peran dan tanggung jawab, bergotong royong, kerjasama dan mengambil langkah nyata yang dapat dilakukan bersama tanpa harus menunggu orang lain.
“Kita sendirilah yang melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik, bukan orang lain. Transformasi DPR RI akan menjadi nyata bila kita bertindak, Visi tanpa aksi hanyalah mimpi, tetapi aksi bersama dengan visi yang jelas, akan membawa kebaikan bagi semua,” katanya.
