IPOL.ID – Kasus perundungan atau bullying yang terjadi di SMPN 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menyebabkan seorang siswa kelas VII meninggal dunia.
Menyoroti kasus tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya, perundungan ini menjadi peringatan serius atas lemahnya pengawasan dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.
“Saya mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya siswa kelas 7 SMPN 1 Geyer, Angga Bagus Perwira akibat dugaan perundungan. Tentu kami prihatin atas kembali terjadinya kasus perundungan terhadap siswa di sekolah. Kasus ini sebagai peringatan serius bagi dunia pendidikan atas lemahnya pengawasan dan pencegahan kekerasan di sekolah. Sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi tanpa adanya rasa takut,” kata Tan, Jumat (17/10).
Sekolah, kata dia, seharusnya menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi tanpa adanya rasa takut. Insiden ini mengindikasikan adanya kelemahan fundamental dalam sistem pengamanan siswa.
