Pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi yang memiliki multiplier effect. Sektor ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat identitas budaya serta sosial masyarakat. Namun, pertumbuhan yang pesat harus tetap menjaga kelestarian lingkungan dan nilai-nilai lokal. Inilah esensi pariwisata berkelanjutan: menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan ekologi, ungkapnya.
Fathurrahman, Wakil Rektor III dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, menekankan pentingnya inovasi fiskal daerah sebagai strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan kemandirian ekonomi melalui pariwisata berkelanjutan.
Selanjutnya, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, Asisten Deputi Manajemen Strategis Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, dalam paparannya menekankan bahwa penyelarasan kebijakan nasional dengan kebutuhan daerah merupakan langkah penting untuk memperkuat daya saing dan kemandirian daerah melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan.
