I Gusti Ayu juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan rencana pembangunan pariwisata daerah agar tidak terjadi tumpang tindih program dan kebijakan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pariwisata sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Lalu Firman Wijaya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, mengatakan bahwa Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, mulai dari Gunung Rinjani di utara hingga pantai-pantai selatan yang memukau.
Strategi utama yang kami terapkan dalam pembangunan pariwisata Lombok Tengah adalah: Memperkuat tata kelola pariwisata berkelanjutan berbasis data dan kajian; Mengembangkan ekonomi kreatif dan rantai nilai lokal agar manfaat ekonomi berputar di dalam wilayah; Memperkuat infrastruktur di semua destinasi wisata untuk kenyamanan pengunjung. (ahmad)
