Rukka disebut bersedia menjadi fasilitator pertemuan antara Pandji dengan perwakilan dari 32 wilayah adat Toraja. Pandji pun menyatakan kesiapannya untuk menempuh langkah tersebut.
“Namun jika secara waktu tidak memungkinkan, saya akan menghormati dan menjalani proses hukum negara yang berlaku,” ucapnya.
Pandji menegaskan bahwa dirinya akan menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran agar menjadi pelawak yang lebih peka dan bijak.
“Saya akan belajar dari kejadian ini dan menjadikannya momen untuk menjadi pelawak yang lebih baik lebih peka, lebih cermat, dan lebih peduli,” ujarnya.
Sebelumnya, Aliansi Pemuda Toraja resmi melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan terhadap adat dan budaya Suku Toraja.
“Kami pemuda Toraja secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana ini ke Bareskrim Mabes Polri,” kata Prilki Prakasa Randan, perwakilan Aliansi Pemuda Toraja, dalam keterangan resminya, Senin (3/11/2025).
Prilki menilai materi komedi Pandji mengandung unsur rasisme kultural dan diskriminasi berbasis etnis dan budaya.
