Lanjutnya, melalui pelaksanaan ISFO ini diharapkan akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul di keuangan syariah.
Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Akhmad Jazuli menyampaikan apresiasi kepada OJK yang terus melakukan berbagai program peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah khususnya bagi generasi muda.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman generasi muda khususnya mahasiswa dan pelajar tentang keuangan syariah, tetapi juga dapat mewujudkan perekonomian masyarakat perekonomian masyarakat yang sesuai dengan syariat. Sehingga, tidak hanya meningkatkan kualitas keimanan tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” kata Akhmad Jazuli.
ISFO 2025 diikuti oleh sebanyak 10.736 peserta dari 3.504 tim yang berasal dari seluruh Indonesia, meningkat sebanyak 143 persen dari tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan minat dan antusiasme generasi muda terhadap keuangan syariah terus meningkat, sekaligus menegaskan generasi muda memiliki keingintahuan dan semangat belajar yang luar biasa terhadap nilai keuangan syariah.
Rangkaian kegiatan ISFO 2025 berlangsung dari 1 Agustus hingga 4 November 2025 dengan dua jenis kompetisi, yaitu Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah dan Wirausaha Muda Syariah dengan rincian peserta sebagai berikut:
1. Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) kategori Pelajar diikuti oleh 858 tim atau 2.574 pelajar SMA/sederajat,
2. Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) kategori Mahasiswa diikuti oleh 532 tim atau 1.596 mahasiswa, serta
3. Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS) diikuti oleh 177 tim yang terdiri atas 386 mahasiswa yang telah memiliki bisnis/usaha mikro.
