Setelah itu, dia baru menyadari ada email yang masuk terkait transfer uang sebesar Rp 231.000 ke rekening atas nama Edi Jhon.
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Data, Informasi dan Pengawasan Dinas Dukcapil DKI, Angga memastikan dua pria yang menghubungi warga berinisial PS bukan pegawai Dukcapil DKI Jakarta.
“Kami pastikan bukan pegawai Dukcapil dan kami menduga itu adalah modus penipuan,” kata Angga dikonfirmasi ipol.id, Jumat (21/11/2025).
Terpisah, menanggapi hal itu, Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim), Munjirin, langsung turun tangan mengecek nama dua orang yang mengaku ASN dari Disdukcapil DKI.
Hasil penelusuran Wali Kota Munjirin bahwa tidak ada petugas Dukcapil di wilayahnya atas nama Daniel Syahputra maupun Benny Heryanto.
“Sudin Dukcapil Jakarta Timur tidak pernah menelpon warga untuk melakukan pelayanan via telpon atau video call,” tegas Wali Kota Jaktim, Munjirin, Jumat (21/11).
Munjirin menerangkan, pihak Sudin Dukcapil juga sudah melakukan sosialisasi antisipasi dari penipuan di beberapa media sosial.
