Edukasi melalui sosial media ini diharapkan menambah wawasan masyarakat bahwa petugas Sudin Dukcapil tidak pernah melakukan pelayanan via telepon.
“Kami imbau warga tak mudah percaya dengan orang yang mengaku sebagai petugas Dukcapil melalui sambungan telepon,” kata mantan Wali Kota Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Munjirin memberikan beberapa tips untuk menghindari penipuan mengatasnamakan petugas Dukcapil DKI maupun Sudin.
Pertama, ketika ditelepon oleh orang yang mengaku petugas Dukcapil jangan panik dan tidak ikuti instruksinya.
“Jangan mau disuruh share screen via telepon,” tukasnya.
Dia menambahkan, jangan pernah juga memberikan data pribadi maupun kode OTP (On Time Password) ke penipu.
Pun demikian, Wali Kota Jaktim Munjirin menyarankan agar korban memutus sambungan telepon penipu demi keamanan data pribadi dan lainnya.
“Lapor polisi jika ada yang melakukan penipuan dan terakhir bisa cek sosial media Dukcapil Jakarta Timur,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
