Slamet menambahkan Sumatera Utara dan Jawa Timur dipilih sebagai lokasi Pelatwil karena memiliki kesiapan yang paling komprehensif untuk menjadi model pelaksanaan Pelatwil. Hal itu berdasarkan kajian yang sudah dilakukan secara mendalam dari berbagai aspek yaitu sarana, prasarana, sumber daya manusia hingga track record prestasi.
“Di wilayah barat setelah dikaji dengan seksama, sumber daya manusia, stakeholder dan sebagainya sampailah pada kesimpulan untuk merekomendasikan Sumatera Utara yang punya keunggulan infrastruktur yang lebih lengkap dan baru, sepeninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 lalu. Sedangkan Jawa Timur sudah punya proyek percontohan yang sukses melalui Pelatprov yang dalam tiga tahun terakhir sudah menunjukkan prestasinya dengan menjuarai berbagai turnamen nasional seperti Piala Kapolri, Piala Raja di Yogyakarta hingga Sirkuit Nasional. Oleh karena itu Provinsi Jawa Timur diberikan amanah tambahan dengan tidak hanya membina provinsi Jawa Timur tapi Indonesia tengah,” Jelas Slamet.
