Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyampaikan bahwa edukasi gizi merupakan langkah kecil dengan dampak besar bagi masa depan bangsa. “Gizi seimbang tidak harus mahal. Yang terpenting adalah pengetahuan dan kepedulian agar anak tumbuh sehat dan bahagia,” ungkap Shelvy.
Menurutnya, ASDP percaya bahwa kesehatan dan pendidikan adalah dua hal yang berjalan beriringan. Anak yang sehat akan belajar dengan lebih baik dan tumbuh menjadi generasi unggul.
Program ini melanjutkan inisiatif ASDP sebelumnya seperti “Senyum Sehat ASDP – Sejuta Asa Anak Bahari” di Ketapang dan Gilimanuk, serta “Kampung Sadar Gizi” di Desa Bantarsari. Seluruh kegiatan tersebut selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. “Kami akan terus berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat, terutama generasi muda. Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, kesejahteraan bangsa dapat terwujud,” ujar Shelvy menandaskan.
Melalui langkah-langkah nyata ini, ASDP menunjukkan bahwa misinya tak sekadar menyeberangkan orang dan kendaraan, tetapi juga menyeberangkan harapan dan pengetahuan menuju Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. (Adv/Yuli)
