Selain sekolah, Mu’ti mengajak masyarakat ikut meningkatkan kewaspadaan. Ia mendorong setiap lingkungan rukun tetangga (RT) mengembangkan sistem pengawasan dan penjagaan anak-anak yang bermain di ruang publik, terutama mereka yang berada tanpa pendamping orang dewasa.
Menurutnya, budaya kewargaan perlu diperkuat sehingga warga saling menjaga satu sama lain.
“Walaupun bukan anak kita sendiri, tapi mereka semua adalah tetangga kita, keluarga kita yang harus kita jaga bersama-sama,” ujarnya.
Imbauan ini muncul di tengah perhatian publik terhadap kasus penculikan Bilqis, anak perempuan berusia empat tahun yang hilang di Taman Pakui, Makassar.
Setelah penyelidikan intensif, Polrestabes Makassar berhasil menemukan Bilqis di wilayah Suku Anak Dalam (SAD) Mentawak, Kabupaten Merangin, Jambi. (far)
