Untuk Indonesia sendiri, data SEEK mengungkap bahwa dalam kategori pekerjaan di bidang ‘Administration & Office Support’, peran yang paling banyak terdapat penipuan lowongan adalah untuk peran pekerjaan seperti admin toko online, admin e-commerce, dan data entry. Sementara itu, di bidang ‘Manufacturing, Transport & Logistics’, banyak penipuan iklan lowongan kerja yang menargetkan posisi operasional gudang seperti staff gudang.
“Posisi Administration & Office Support memang sangat rentan karena biasanya tidak menuntut gelar khusus atau pengalaman yang mendalam. Posisi di bidang Sales juga menunjukkan pola serupa karena sering menjanjikan pekerjaan cepat dan penghasilan berbasis komisi, yang tentu menarik bagi para pencari kerja yang sangat membutuhkan pemasukan. Jika digabungkan, kategori-kategori tingkat entry-level ini menciptakan kelompok calon korban yang lebih besar. Hal ini mempermudah para pelaku penipuan untuk semakin menebar penipuan lowongan kerja yang terlihat meyakinkan.” ungkap Tom Rhind.
Simak! Begini Tren Penipuan Loker yang Targetkan Pencari Kerja di Asia Pasifik
