IPOL.ID — Hasnawi Ilyas, mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Batee Iliek, menuding Presiden Prabowo Subianto tengah menjalankan balas dendam politik terhadap Aceh dan Sumatra Barat, baik atas kekalahannya dalam Pilpres 2024 maupun atas kekalahan Presiden Joko Widodo dalam dua pemilihan presiden berturut-turut di dua provinsi tersebut.
Menurut Hasnawi, indikasi balas dendam politik terlihat jelas dari sikap pemerintah pusat yang enggan menetapkan banjir bandang dan longsor di Aceh sebagai bencana nasional, minimnya alokasi anggaran, serta absennya negara secara nyata saat rakyat berada dalam situasi darurat kemanusiaan.
“Perilaku pemerintah pusat yang menolak menetapkan bencana nasional bisa disimpulkan sebagai balas dendam politik,” kata Hasnawi, Minggu, 28 Desember 2025.
Ia menilai Prabowo dan Jokowi kini merupakan satu kesatuan kekuasaan yang tidak terpisahkan. Prabowo, kata dia, tidak sepenuhnya bebas mengambil keputusan karena berada dalam bayang-bayang kekuasaan Jokowi, terlebih setelah berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
