Putusan majelis hakim kini menjadi penentu lanjutan perkara ini, yang telah menarik perhatian publik karena menempatkan pekerja operasional pada posisi terdakwa dalam konflik wilayah perusahaan.
“Mereka hanya mengharapkan satu hal, kebebasan dan nama baik mereka dipulihkan,” pungkasnya. (sol)
