IPOL.ID – Menjelang malam pergantian tahun baru 2026, penjualan jagung manis di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami peningkatan. Momentum ini dimanfaatkan para petani untuk mengirimkan lebih banyak hasil panennya ke Pasar Induk Kramat Jati.
Tak ayal, harga jagung yang ditawarkan lebih murah dari tahun sebelumnya. Karena pengiriman oleh petani dari beberapa daerah terbilang bisa dua kali lipatnya.
Adanya pengiriman jagung yang melimpah ke Pasar Induk, harga yang dibandrol per kilogramnya turun dari tahun sebelumnya.
Nah, seiring dengan tingginya permintaan sejumlah pembeli/konsumen, para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati mulai menerima pasokan jagung manis dari beberapa daerah seperti Lampung, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Dilaporkan, aktivitas para pedagang yang sibuk mengemas sejumlah jagung ke dalam karung terlihat di Pasar Induk Kramat Jati. Ada pula pedagang yang sibuk mengupas kulit dan serabut jagung untuk dijual ke pembeli.
Untuk jagung manis yang akan siap dibakar pada malam pergantian tahun ini, pedagang menjualnya dengan harga eceran Rp6.000 per kilo. Namun untuk jagung yang dijual ke pengecer dihargai Rp 5.000 per kilo, dengan pembelian 50 sampai 100 kilogram.
