Sementara itu, Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan, pada penghujung tahun baru 2026, para petani memanfaatkan momen ini untuk mengirimkan lebih banyak hasil panen jagungnya ke Pasar Induk Kramat Jati.
“Jadi untuk pengiriman jagung panennya berbarengan, jagung melimpah. Untuk harganya pun lebih murah dari tahun sebelumnya,” kata Agus.
Agus katakan, jagung yang masuk dihargai untuk eceran Rp 6 sampai 7 ribu per kilo. Per karung, per kilo Rp 5.000.
“Yang ingin membeli bisa ke Pasar Induk Kramat Jati, daripada menyalakan kembang api ya, lebih baik bakar jagung sama keluarga, saudara dan kerabat,” tutup Agus. (Joesvicar Iqbal)

