Penjual jagung manis, Dandi mengatakan, untuk pengiriman jagung tahun ini lebih banyak. Tetapi pembeli normal, karena jika tahun lalu harga jagung naik namun barangnya kurang.
“Harga tahun sebelumnya Rp 8.000 per kilo, alhamdulillah pembeli ramai tahun ini,” ujar Dandi, Rabu (31/12/2025).
“Kalau sekarang normal, lebih banyak yang beli. Pasokan jagung melimpah dari Lampung, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Barang berbarengan turun dari H-2, dengan harga eceran Rp 6 sampai 7 ribu per kilo, dan 50 sampai satu kuintal Rp 5.000 per kilo. Semoga kedepan barang banyak menjualnya gampang,” tambahnya.
Sementara, salah satu pembeli yakni Kiki, 38, karyawan swasta mengatakan, dia sudah membeli sebanyak 20 jagung untuk perayaan malam tahun baru bersama rekan-rekan sejawat di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
“Ya daripada nyalain petasan, lebih baik bakar jagung saja, lebih banyak bersyukur, karena mengingat di Aceh dan Sumatera saudara kita sedang dilanda bencana. Ya intinya tahun baru ke depan berharap lebih baik lagi ya, jangan ada lagi bencana,” ujar Kiki.

