“Perjalanan yang terlalu jauh sangat melelahkan dan berdampak pada kesehatan saya,” ujar Nur Aini dalam video yang beredar.
Viralnya kasus ini pun memicu perdebatan luas di media sosial. Sejumlah netizen memberikan klarifikasi dan sudut pandang berbeda terkait jarak tempuh mengajar.
Salah satu warganet dengan akun @ar*** menilai jarak tempuh jauh bukan hal luar biasa bagi sebagian guru.
“Cak, apakah jalan yang dilalui ibu Nur Aini ini terjal dan tak bersahabat ya, Cak? Soalnya aku juga gitu. Rumah di Tuban kota, ngajar di daerah Kabupaten Rembang jarak kurang lebih 75 kilometer. Berangkat jam 05.00, sampai sekolah sekitar jam 06.30-an naik motor dengan kecepatan sedang,” tulisnya.
Sementara akun @je*** meminta agar persoalan ini dilihat secara lebih berimbang. “Coba Pak dicek juga ke pihak sekolah sekalian sama wali muridnya, biar bisa berimbang, nggak hanya dari satu sisi aja,” tulisnya. (Vinolla)
