Purbaya menambahkan, pemerintah juga akan terus melakukan debottlenecking agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan sektor bisnis dapat diselesaikan. Upaya ini, telah mendapat respons positif dari investor.
Jika langkah tersebut dilakukan secara konsisten, kata dia, kepercayaan investor akan meningkat, investasi bertambah, lapangan kerja tercipta, dan pertumbuhan ekonomi berpeluang menembus 6 persen.
Saya yakin kalau itu dijalankan secara konsisten, iklim investasi akan bergerak semakin baik. Perubahannya seharusnya cukup drastis ke arah yang lebih positif,” kata Purbaya.
Ia mengakui, pada awal 2025, ekonomi sempat mengalami perlambatan hingga September. Kondisi mulai membaik memasuki kuartal IV-2025, seiring penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah dan respons dari bank sentral.
Perbaikan tersebut terjadi setelah kebijakan pemerintah diselaraskan dengan langkah otoritas moneter. Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai semakin solid pada paruh kedua tahun 2025.
Untuk 2025, Purbaya memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,2 persen secara tahunan. Sementara pertumbuhan pada kuartal IV-2025 diperkirakan mencapai 5,5 persen.
