Ketiga, efisiensi biaya usaha secara menyeluruh. Termasuk pemangkasan cost of compliance, penyediaan pembiayaan yang lebih kompetitif, serta pengendalian biaya energi, logistik, dan tenaga kerja.
Keempat, lanjutnya, peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Penguatan link and match antara dunia usaha dan industri dengan dunia pendidikan perlu terus diakselerasi. Tuntutan kenaikan upah, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas dan daya saing.
Kelima, pemberdayaan UMKM dalam rantai pasok. Kemitraan yang terstruktur dan mutualistik antara BUMN dan swasta, insentif fiskal yang tepat, serta penguatan akses pembiayaan dan pasar akan mendorong UMKM naik kelas dan terintegrasi ke global value chain.
Keenam, kata dia, kontinuitas partisipasi aktif dunia usaha. Diperlukan mekanisme kolaboratif yang responsif dengan policy feedback loop yang berjalan baik, agar kebijakan benarbenar berbasis realitas di lapangan. (bam)
