Menurutnya, tren pemulihan di akhir tahun menjadi modal penting untuk akselerasi pertumbuhan pada tahun berikutnya.
Analis Kebijakan Ekonomi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani mengamini target pertumbuhan 6 persen yang diusung Purbaya. Dengan catatan, kata dia, belanja pemerintah harus didorong sejak awal tahun.
Menurut Ajib, terdapat enam kunci utama untuk mewujudkan target tersebut. Pertama, penciptaan lapangan kerja berkualitas. Ia menilai persoalan utama bangsa saat ini adalah pengangguran dan didominasi sektor informal.
Pemerintah perlu mencegah pola investasi turnkey, terutama untuk posisi level bawah, dengan menerapkan rasio tenaga kerja lokal secara jelas dan konsisten,” ujar Ajib.
Kedua, bauran kebijakan fiskal dan moneter. Tahun 2025 merupakan masa transisi model kepemimpinan dan fatsun fiskal Indonesia, dari sebelumnya berorientasi pada stabilitas (pro stability) menjadi berorientasi pada pertumbuhan (pro growth).
Menurut Ajib, pendekatan tersebut sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan pertumbuhan ekonomi lebih agresif. Namun, tantangannya terletak pada keterbatasan ruang fiskal.
