IPOL.ID – Dalam ambisi besar menuju Indonesia Emas 2045, persoalan gizi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Konsumsi susu masyarakat Indonesia yang masih rendah menjadi salah satu indikator krusial yang kini mendapat sorotan serius dari PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia).
Melalui Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026, LamiPak tak sekadar menggelar lomba karya jurnalistik, tetapi mendorong peran media sebagai pengawal kebijakan gizi nasional. Mengusung tema “Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan: Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045”, ajang ini menjadi ruang refleksi atas tantangan distribusi, akses, dan kualitas nutrisi di Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan konsumsi susu nasional baru mencapai 16,3 kilogram per kapita per tahun. Angka ini terpaut jauh dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Bagi Direktur Utama PT Lami Packaging Indonesia, Hongbiao Li, kondisi tersebut bukan sekadar statistik, melainkan alarm serius bagi masa depan generasi muda.
