Ia menyebut fokus utama adalah keadilan bagi korban. Kuasa hukum berharap pengelola gedung membuka diri.
Ia mendorong penyelesaian secara manusiawi dan profesional.
“Kami masih berharap solusi yang adil,” kata dia. Namun, proses hukum tetap berjalan sesuai aturan. Ia juga meminta kepolisian bertindak profesional dan objektif.
Menurut dia, kasus ini menguji integritas penegakan hukum.
“Kami percaya polisi bekerja profesional,” ujarnya.
Ia berharap penyidik mampu membedakan korban dan pelaku.
Kuasa hukum juga meminta dukungan media untuk mengawal kasus.
Menurut dia, pengawasan publik penting bagi keadilan.
“Klien kami hanya mencari keadilan,” kata kuasa hukum.
Ia menegaskan korban mengalami kerugian nyata. Jika kasus dibiarkan, korban berpotensi tidak memperoleh keadilan. Ia menilai langkah hukum sebagai upaya terakhir.
“Kami tidak ingin fakta hukum dipelintir,” ujarnya.
Ia menolak korban diposisikan sebagai pihak bersalah. Kuasa hukum menegaskan korban adalah pihak yang dirugikan.
Ia berharap proses hukum berjalan transparan dan berimbang.
