Kini, Madu Pelawan tidak hanya diminati wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Hutan Pelawan, tetapi juga telah diekspor ke berbagai negara. Bahkan produk turunanberupa teh daun Pelawan berhasil menembus pasar Jepang. Hal ini menjadi bukti nyatabahwa pengelolaan hutan lestari dengan prinsip ESG dan ekonomi berkelanjutan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat desa sekaligus menjaga kelestarian alam. (Yudha Krastawan)
