“Sempat dipotong jumlah atletnya cuma 3 putra dan 3 putri. Di mana kebuang para atlet junior. Jadi porsi latihan para junior ini praktis tidak sampai 2 bulan. Tidak cukup untuk membuat mereka berada di topformnya. Hal itu harus menjadi catatan kedepannya saat mempersiapkan pecatur menuju multi event internasional dengan nomor baru milik tuan rumah, “tambahnya.

Hal itu juga diakui WIM Chelsie Monica Sihite. ” Memang persiapan atlet junior kurang setelah ada efisiensi tim menuju Thailand. Namun dengan perjuangan PB Percasi akhirnya jumlah atlet bertambah yang sebelumnya 3 putra dan 3 putri menjadi 8 putra dan 5 putri, meski waktu latihan sudah tersisa 2 bulan lagi menuju SEA Games, “jelas Chelsie.
Kendati begitu atlet asal Kaltim itu masih bersyukur dapat memompa prestasi juniornya WIM Laysa Latifah berjuang meraih medali emas di nomor Catur Cepat ASEAN Quadruple Putri.
“Kami berharap para atlet junior semangatnya terus terpompa menghasilkan prestasi puncak, seperti yang dimiliki pecatur putra GM Susanto Megaranto dan GM Novendera. Begitu juga dengan GM putri Irine Kharisma, Dewi AA Citra dan Medina Aulia, “katanya
(bam)
