Pengumuman ini muncul setelah militer AS pada akhir pekan lalu melancarkan serangan udara ke sejumlah target di wilayah utara Venezuela, termasuk sistem pertahanan udara dan infrastruktur komunikasi.
Operasi tersebut diikuti dengan penggerebekan pasukan operasi khusus di Caracas yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Maduro dan Flores kemudian dibawa ke AS untuk menghadapi proses hukum. Dalam sidang perdana terkait dakwaan narkotika dan senjata, keduanya menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan yang diajukan jaksa federal AS.
Pemerintahan Trump membingkai operasi militer dan langkah pengambilalihan minyak tersebut sebagai bagian dari penegakan kembali Doktrin Monroe serta upaya pemberantasan dugaan perdagangan narkotika dan korupsi di Venezuela.
Di sisi lain, kebijakan ini juga secara terbuka dikaitkan dengan kepentingan AS untuk mengamankan pengaruh atas cadangan minyak besar yang dimiliki negara Amerika Latin tersebut. (far)
