IPOL.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda 11 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Kalimantan Barat sejak 1 Januari 2026 hingga 11 Februari 2026.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menerangkan, total luasan terdampak hasil pendataan mencapai kurang lebih 435,578 hektar. Dari total luasan tersebut, hingga Rabu (11/2) pukul 10.00 WIB, seluas kurang lebih 235,331 hektar telah berhasil dipadamkan melalui upaya terpadu lintas sektor.
“Proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan di sejumlah titik,” kata Abdul Muhari, Rabu.
Penanganan di lapangan, lanjut dia, berjalan optimal berkat sinergi antara BPBD Provinsi Kalimantan Barat, BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, Manggala Agni, KPH, Masyarakat Peduli Api (MPA), Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, PMI, serta dukungan masyarakat setempat.
Sebaran wilayah terdampak meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, Sambas, Mempawah, Sintang, Melawi, Kayong Utara, Ketapang, Sanggau, Bengkayang, Landak, Sekadau, serta Kota Pontianak.
