“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen BNI dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan nasional, sekaligus menghadirkan solusi pengelolaan dana yang lebih transparan, aman, dan akuntabel,” ujar Eko dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, digitalisasi pengelolaan dana penelitian menjadi kebutuhan penting bagi institusi pendidikan dengan skala besar dan kompleksitas aktivitas akademik yang tinggi. Melalui sistem berbasis Virtual Account Debit, setiap transaksi dapat dimonitor secara langsung dan terdokumentasi secara sistematis.
UT sebagai perguruan tinggi negeri dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh memiliki lebih dari 768 ribu mahasiswa aktif yang tersebar di dalam dan luar negeri. Skala operasional tersebut dinilai membutuhkan dukungan sistem keuangan yang efisien dan terintegrasi.
“BNI melihat penguatan kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola dana akademik, tetapi juga membuka peluang pengembangan layanan keuangan terintegrasi di lingkungan pendidikan tinggi, termasuk optimalisasi transaksi digital, pengelolaan dana institusi, serta solusi pembayaran berbasis teknologi,” pungkas Eko.
