“Setiap laporan kami telaah mulai dari petugas lapangan hingga Dewan Teknik. Jika peraih perak naik menjadi emas, otomatis perunggu naik ke perak. Proses ini memang memerlukan waktu karena harus cermat dan berjenjang. Selain itu, masih ada beberapa kasus lain, termasuk doping, yang juga sedang berjalan,” ujar Tb. Lukman Djajadikusuma.
Ia menegaskan pelaksanaan peralihan medali ini adalah wujud nyata komitmen KONI untuk memastikan keadilan dan integritas kompetisi.
Sementara itu, keputusan ini juga berdampak pada pergeseran peringkat atlet dari provinsi lain.
Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menyambut hasil tersebut dengan sikap sportif.
“Ini menjadi kebahagiaan bagi atlet kami yang kini dikoreksi menjadi juara ketiga. Semua ada proses dan keputusan. Hasil ini tetap menjadi capaian dan modal kepercayaan diri bagi atlet Jawa Tengah untuk terus berlatih dan berprestasi ke depan,” ujarnya.
Terkait bonus atlet, Sujarwanto menegaskan bahwa hal tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pimpinan daerah sesuai mekanisme yang berlaku.

