IPOL.ID – Kasus teror terhadap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto mendapat perhatian dari parlemen. Anggota Komisi X DPR Hilman Mufidi meminta aparat kepolisian segera mengusut pihak yang berada di balik teror tersebut.
Teror tersebut muncul setelah Tiyo menyuarakan kritik terkait kasus bunuh diri seorang anak sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hilman menilai tindakan intimidatif terhadap pimpinan mahasiswa itu sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi.
“Tindakan teror kepada adinda Tiyo, Ketua BEM UGM tentu sangat tidak sepatutnya dilakukan. Saya sangat menyayangkan aksi itu, itu sama saja dengan praktik pembungkaman,” kata Hilman, Sabtu (14/2).
Politisi dari Fraksi PKB ini lantas mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas siapa dalang di balik aksi teror terhadap Tiyo. Menurutnya suara Tiyo adalah wujud kebebasan berpendapat dan dilindungi oleh hukum.
“Saya minta aparat mengusut tuntas siapa dalam aksi teror ke adinda Tiyo. Bagaimanapun suara Tiyo itu adalah wujud keterbukaan, wujud kebebasan berpendapat yang sangat perlu dihormati,” ujar dia.
