IPOL.ID – Selama lebih dari lima dekade, Ali Akbar setia menyusuri trotoar Paris, menyapa pelanggan, bercanda dengan para sahabat lama, serta menjajakan koran dengan gaya khas yang menjadikannya bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan kota mode dunia itu.
Pada Rabu (28/1), dedikasi panjangnya akhirnya mendapat pengakuan tertinggi.
Ali Akbar (73), pria kelahiran Pakistan yang diyakini sebagai penjual koran terakhir di Prancis, dianugerahi gelar Ksatria Ordo Nasional Kehormatan dalam sebuah upacara di Istana Élysée.
Presiden Prancis Emmanuel Macron secara langsung menyematkan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan pengabdian Akbar kepada Prancis.
Macron menggambarkan Akbar sebagai “yang paling Prancis di antara orang Prancis”.
“Anda adalah suara khas arrondissement keenam, suara pers Prancis setiap Minggu pagi—dan juga di hari-hari lainnya,” kata Macron seperti dikutip dari The Guardian, Senin (2/2).
“Suara hangat yang, setiap hari selama lebih dari 50 tahun, menggema di teras-teras Saint-Germain, menyelinap di antara meja-meja restoran.”
