Ferry menambahkan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan SMK Negeri 26 Jakarta merupakan wujud sinergi positif antara lembaga pendidikan dan penyelenggara jaminan sosial dalam menciptakan ekosistem magang yang aman dan terlindungi. “Kami mengapresiasi komitmen pihak sekolah yang telah memastikan seluruh siswa magang terdaftar sebagai peserta. Harapan kami, langkah ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain agar menjadikan perlindungan jaminan sosial sebagai bagian dari standar pelaksanaan program magang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ferry menekankan bahwa edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan sejak bangku sekolah memiliki dampak jangka panjang. Dengan memahami manfaat dan pentingnya perlindungan sejak dini, para siswa diharapkan akan tumbuh menjadi pekerja yang sadar akan pentingnya jaminan sosial dan secara berkelanjutan menjadi peserta aktif ketika memasuki dunia kerja, baik sebagai pekerja formal, pekerja sektor informal, maupun wirausaha. memiliki kesadaran untuk terus menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan ketika nantinya memasuki dunia kerja secara penuh, baik sebagai pekerja formal, pekerja sektor informal, maupun wirausaha.
