“Untuk diketahui, PAM Jaya menjadi milik Pemprov DKI 100 persen pada tahun 2023. Kondisi pipa pun sudah 100 tahun dan kondisinya sudah tidak baik, jauh dari harapan. 100 tahun dikuasai asing kita tidak memiliki aset,” sesalnya.
Di era kepemimpinan Gubernur, Pramono Anung. Politisi yang akrab disapa Bunda itu mengungkapkan PAM Jaya memiliki target pada 2029 menjangkau semua lapisan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“PAM Jaya pun kini berubah menjadi Perseroda. Karena untuk bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat DKI Jakarta. PAM Jaya membutuhkan dana yang sangat besar untuk pipanisasi dan revitalisasi. Agar kedepannya masyarakat tidak lagi mengalami kecilnya air PAM atau bahkan mati. Dan untuk itu dibutuhkan peranan semua pihak,” tandas Ketua DPC PDIP Jakpus itu. (Sofian)
