Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengkritik hasil pemungutan suara tersebut. Ia menyebut resolusi itu sebagai “penyalahgunaan terang-terangan” terhadap wewenang DK PBB.
“Perlu saya tegaskan: resolusi ini merupakan ketidakadilan nyata terhadap negara saya, yang justru menjadi korban utama dari tindakan agresi yang nyata,” katanya.
Duta Besar Bahrain untuk PBB Jamal Fares Alrowaiei menyatakan bahwa stabilitas kawasan Teluk adalah tanggung jawab internasional karena perannya yang vital bagi ekonomi dan keamanan energi dunia.
“Karena itu, memastikan keamanan kawasan ini bukan sekadar persoalan regional, tetapi merupakan tanggung jawab internasional bersama yang berkaitan erat dengan stabilitas ekonomi global dan keamanan energi,” ungkap Alrowaiei di hadapan DK PBB.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke berbagai wilayah di Iran. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, sejumlah pejabat tinggi, serta warga sipil.
