Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto, saat sambutan penutupan menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan edisi ke-20 sejak kali pertama digelar pada 2004 lalu dan sempat berhenti pada masa Covid tahun 2020-2021.
“Yang jelas, kita biasanya ada Ramadhan Cup, dan nanti di Desember kita ada Christmas Cup, selalu catur cepat, jadi cepat selesai, itu bagian dari kegembiraan bersama kita,” ujar Utut.
Ia lalu bercerita, saat ini pecatur junior sangat banyak. Ini berbeda dengan dulu ketika digelar Kejurnas Junior pertama tahun 1975.
“Nah sekarang juniornya begini banyak, inilah tanggung jawab kita sebagai pengurus untuk bagaimana ke depan mengakselerasi kemajuan junior kita,” ungkapnya.
Karena itu, ia punya ide untuk membuat program, dimana pecatur senior diarahkan mendidik setidaknya lima pecatur muda.
“Ke depan senior-senior harus melatih junior, jadi target saya orang kaya Pak Hasian punya lima pecatur putri dan lima pecatur putra junior. Jadi setiap senior bawa sepuluh, lima putra, lima putri,” tuturnya.
